Keluhan Warga Soal Kursi Trotoar M. Sohor, Pengguna Diminta Waspada

Tempat duduk di trotoar jalan M sohor Pontianak saat di Duduki oleh warga dengan bobot 80 kg
Inspirasikalbar,PONTIANAK – Proyek penataan trotoar dan fasilitas pendukung di Jalan M. Sohor, Kota Pontianak, yang menelan anggaran sekitar Rp5 miliar dari APBD Kota Pontianak, mulai menuai keluhan warga meski baru selesai di kerjakan.
Sejumlah fasilitas di nilai belum memberikan rasa nyaman dan aman bagi pengguna ruang publik.
Terpantau oleh tim Inspirasikalbar.com, beberapa kursi kayu yang di pasang di sepanjang jalur trotoar tersebut terasa kurang kokoh saat di gunakan.
Pada bagian dudukan dan sandaran, papan kayu tampak melendut ketika di beri beban, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan patah.
Selain itu, di beberapa titik trotoar terlihat bagian beton bawah terbuka dan terkelupas.
Kondisi tersebut memperlihatkan struktur bagian dalam konstruksi yang seharusnya tertutup rapat, di duga akibat tanah penyangga yang mengalami pengikisan.
Seorang warga sekitar, Wisnu (42), mengaku mulai merasakan ketidaknyamanan saat duduk di kursi tersebut.
“Waktu di duduki, kayunya terasa lembek dan kurang nyaman. Karena ini masih baru, kami berharap kualitasnya bisa lebih kuat dan aman untuk semua orang,” ujarnya.
Menurut Wisnu, trotoar tersebut akan sering di gunakan warga untuk beristirahat sejenak, termasuk oleh anak-anak dan orang tua. Karena itu, ia berharap fasilitas yang tersedia benar-benar di rancang untuk pemakaian jangka panjang.
Untuk memperoleh penjelasan resmi, tim yag tergabung dari beberapa media telah mengirimkan permintaan konfirmasi melaui via WhatsApp kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak, Firayanta dan CV Trigalaxy, selaku kontraktor pelaksana proyek.
Dari kedua konfirmasi tersebut belum mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi.
