Inspirasi Kalbar
Beranda Nasional Isu Kenaikan BBM Viral, Pemerintah Tegaskan Hoaks

Isu Kenaikan BBM Viral, Pemerintah Tegaskan Hoaks

Daftar isi:

[Sembunyikan] [Tampilkan]

    Inspirasikalbar, JAKARTA – Kabar mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang ramai beredar di media sosial di pastikan tidak benar alias hoaks.

    Pemerintah bersama pihak terkait telah memberikan klarifikasi resmi untuk meredam keresahan masyarakat.

    Informasi yang beredar sebelumnya menyebutkan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi seperti Pertamax, akan mengalami lonjakan signifikan dalam waktu dekat. Bahkan, muncul klaim harga BBM bisa mencapai angka tinggi tanpa pemberitahuan resmi.

    Namun, setelah di telusuri, kabar tersebut di pastikan tidak valid. PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa tidak ada kebijakan kenaikan harga BBM seperti yang ramai di perbincangkan.

    Pihak Pertamina menyampaikan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi memang mengikuti mekanisme pasar global, namun di lakukan secara berkala dan di umumkan secara resmi kepada publik. Dengan demikian, informasi yang menyebut adanya kenaikan mendadak tanpa pengumuman dipastikan tidak benar.

    Kebijakan terkait BBM

    Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa isu kenaikan BBM subsidi hingga Rp16.000 per liter adalah hoaks. Kebijakan terkait BBM, khususnya subsidi, tidak dapat di putuskan secara tiba-tiba dan harus melalui proses panjang serta pertimbangan matang.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa setiap kebijakan strategis akan di sampaikan secara transparan kepada masyarakat.

    Hal senada juga di sampaikan pejabat pemerintah lainnya yang memastikan tidak ada keputusan resmi terkait kenaikan harga BBM saat ini. 

    Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Pasalnya, penyebaran hoaks terkait BBM dapat menimbulkan dampak serius, seperti kepanikan publik, lonjakan pembelian BBM secara tidak wajar, hingga terganggunya stabilitas sosial.

    Selain itu, masyarakat juga di ingatkan untuk mengenali ciri-ciri informasi hoaks, seperti judul sensasional, tidak berasal dari sumber resmi, serta tidak di dukung data yang jelas.

    Pemerintah menegaskan bahwa setiap kebijakan penting, termasuk terkait harga BBM, pasti akan di umumkan melalui saluran resmi. Karena itu, masyarakat di minta tetap tenang dan bijak dalam menyaring informasi agar tidak ikut menyebarkan berita yang menyesatkan.

    Dengan adanya klarifikasi ini, di harapkan masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh isu yang tidak berdasar dan tetap mengacu pada informasi resmi dari pemerintah maupun lembaga terkait.

     

     

    Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!

    Klik Disini
    Bagikan:

    Iklan