Inspirasi Kalbar
Beranda Berita Mantan Rektor Untan Prof Thamrin Usman Wafat

Mantan Rektor Untan Prof Thamrin Usman Wafat

Mantan Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA, meninggal dunia. (Foto/Ist)

InspirasiKalbar, Pontianak – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan Kalimantan Barat. Mantan Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA, meninggal dunia pada Selasa, 14 April 2026 pukul 00.07 WIB di rumah duka, Paris 2 Komplek Paris Royal Residence B.15, Pontianak Tenggara.

Almarhum mengembuskan napas terakhir dalam usia 63 tahun. Keluarga dan kerabat menyampaikan duka mendalam seraya mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Prof. Thamrin Usman dikenal luas sebagai akademisi, ilmuwan, sekaligus tokoh pendidikan yang berpengaruh di Kalimantan Barat. Ia lahir pada 10 November 1962 dan meniti karier panjang di dunia pendidikan tinggi hingga mencapai puncak sebagai Rektor Universitas Tanjungpura selama dua periode, yakni 2011–2015 dan 2015–2019.

Sepanjang masa kepemimpinannya, ia mendorong berbagai terobosan strategis untuk memajukan kampus. Ia memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Upaya tersebut memperkuat posisi Untan sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Sebelum menjabat sebagai rektor, Prof. Thamrin memegang peran penting dalam pendirian Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Untan. Ia memimpin fakultas tersebut sebagai dekan setelah sebelumnya dipercaya menyiapkan pembentukannya sejak tahap awal. Dedikasinya turut membuka akses pendidikan sains yang lebih luas di Kalimantan Barat.

Karier akademiknya bermula sebagai dosen setelah sempat bekerja di industri pada tahun 1988. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister dan doktoral di ENSCT-INP Toulouse, Prancis, dengan fokus pada bidang kimia agroindustri.

Keilmuan yang ia tekuni menghasilkan kontribusi nyata, termasuk hak paten di bidang biodiesel melalui metode transesterifikasi menggunakan katalis abu tandan kosong sawit. Sebagai guru besar di FMIPA Untan, Prof. Thamrin aktif melakukan penelitian dan menulis berbagai karya ilmiah.

Ia juga dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong pengembangan riset berbasis potensi lokal, khususnya di sektor agroindustri. Kepergian Prof. Thamrin Usman meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Universitas Tanjungpura, para kolega, mahasiswa, serta masyarakat Kalimantan Barat.

Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pemimpin visioner yang mengabdikan hidupnya untuk kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.”

Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!

Klik Disini
Bagikan:

Iklan