2 Februari 2026

Bupati Sujiwo Tegaskan Percepatan Eksekusi Anggaran 2026

94dd7e36-2b9c-410a-bf5f-ed700436ad93

Foto Bupati Kubu Raya Sujiwo Saat Berpidato

Inspirasikalbar, KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk mempercepat eksekusi anggaran tahun 2026 Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) serta Uang Persediaan (UP) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurut Sujiwo, penyerahan DPA menjadi penanda di mulainya pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah yang harus segera di eksekusi tanpa keraguan.

“Setelah kita tadi apel di awal tahun 2026, kita langsung kegiatan penyerahan DPA dan UP. Artinya, dengan diserahkannya DPA ini ke masing-masing OPD, harapan kami untuk segera di lakukan eksekusi-eksekusi,” kata Sujiwo.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah merupakan unsur eksekutif yang memiliki tugas utama mengeksekusi kebijakan publik sebagaimana amanat peraturan daerah, khususnya Perda APBD yang merupakan perwujudan hak-hak rakyat.

“Kita ini kan eksekutif. Eksekutif itu orangnya adalah eksekutor. Orang yang mengeksekusi kebijakan-kebijakan amanat rakyat yang tertuang di dalam peraturan daerah. Amanat perda itu adalah amanat rakyat,” tegasnya.

Hak-hak rakyat dalam APBD

Sujiwo menjelaskan bahwa hak-hak rakyat dalam APBD di wujudkan melalui pelayanan publik di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan, kebudayaan hingga olahraga.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajarannya bekerja tanpa ragu selama pelaksanaan kegiatan di lakukan secara bersih dan sesuai aturan.

“Saya berpesan kepada jajaran saya, jangan ada keraguan. Jadilah eksekutor yang baik, menjadi eksekutif yang baik. Selama tidak ada markup, tidak ada fiktif, tidak ada manipulasi data, sudah, eksekusi saja supaya terjadi penyerapan anggaran dengan baik,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penyerapan anggaran sejatinya adalah bentuk pelayanan publik. Untuk itu, Pemkab Kubu Raya menargetkan penyerapan anggaran 2026 dapat berjalan secara ideal, proporsional, dan cepat, tidak menumpuk di akhir tahun seperti yang kerap terjadi.

“Penyerapan anggaran itu kadang tinggi di akhir tahun, tapi itu tidak ideal dan tidak sehat. Yang sehat itu penyerapan anggaran secara ideal dari awal hingga akhir tahun,” kata Sujiwo.

Secara khusus, Sujiwo bersama Wakil Bupati Kubu Raya menetapkan kebijakan tegas untuk sektor infrastruktur. Ia menargetkan seluruh pekerjaan lelang dan non-lelang, khususnya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), harus rampung paling lambat Juni 2026, dengan toleransi hingga Juli.

“Pada bulan Juni, semua pekerjaan lelang dan non-lelang harus sudah selesai. Toleransi saya dengan Pak Wabup hanya satu bulan, yaitu bulan Juli. Kalau tidak disikapi dengan baik, maka akan berlaku reward and punishment,” tegasnya.

Infrastruktur Prioritas

Ia mengungkapkan, sektor infrastruktur menjadi prioritas utama karena sekitar 53 persen masyarakat Kubu Raya mengharapkan pembangunan infrastruktur seperti jalan poros, jalan lingkungan, jembatan, serta bangunan pendukung lainnya.

“Masalah infrastruktur ini sektor yang sangat diharapkan publik. Maka tahun ini target kami, infrastruktur lelang dan non-lelang harus tuntas di bulan Juni,” ujarnya.

Selain memenuhi harapan masyarakat, percepatan pelaksanaan proyek juga di nilai memiliki banyak keuntungan, seperti tidak berbenturan dengan faktor cuaca, ketersediaan material yang lebih lancar, serta kemudahan mendapatkan tenaga kerja dan peralatan.

“Kalau ini bisa kita lakukan, kita tidak kejar-kejaran dengan iklim, bahan bangunan tidak antre, penyerapan anggaran maksimal, dan tenaga kerja serta peralatan juga mudah di dapatkan,” jelas Sujiwo.

Ia berharap serapan anggaran yang baik dapat berdampak positif terhadap kebijakan transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Menurutnya, daerah dengan kinerja serapan anggaran yang baik berpeluang mendapatkan pengembalian sebagian TKD.

“Mudah-mudahan apa yang di sampaikan Menteri Keuangan, TKD itu akan sebagian di kembalikan dengan catatan daerah melakukan serapan anggaran dengan baik. Maka salah satu target kami, serapan anggaran tahun ini harus lebih baik dari tahun yang lalu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *