Prof Suteki dari Undip Temui DAD Kota Pontianak, Bahas Akses Bantuan Hukum untuk Masyarakat Adat

DAD Kota Pontianak

Jajaran Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak berdiskusi dengan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Prof Dr. Suteki, S.H., M.Hum. (Foto/Humas DAD)

InspirasiKalbar, Pontianak – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof Suteki, mengunjungi Rumah Radakng Pontianak pada Jumat, 4 April 2025.

Kehadiran Prof Suteki di sambut hangat oleh jajaran pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak yang di pimpin Ketua Umum Yohanes Nenes, SH.

Kunjungan ini menjadi bagian dari kegiatan penelitian Prof Suteki yang menyoroti akses masyarakat terhadap bantuan hukum.

Ia menelusuri peran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan program-program pemerintah dalam mendampingi warga yang tengah menghadapi persoalan hukum.

“Penelitian ini ingin melihat secara nyata bagaimana masyarakat, khususnya komunitas adat, bisa memperoleh bantuan hukum yang adil dan setara. Kami ingin mendalami peran LBH dalam menjembatani kebutuhan hukum masyarakat bawah,” ujar Prof Suteki.

Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, menyambut baik pertemuan ini. Ia menilai inisiatif Prof Suteki sebagai langkah positif yang patut di apresiasi.

“Dewan Adat Dayak Kota Pontianak merasa terhormat bisa berdiskusi langsung dengan Guru Besar Fakultas Hukum Undip. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin bersilaturahmi, terutama dalam konteks pelestarian adat, seni, dan budaya Dayak,” ungkap Yohanes, yang juga menjabat sebagai Ketua LBH DAD Kalimantan Barat.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh dialog itu menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara akademisi dan masyarakat adat, demi memperkuat akses keadilan bagi seluruh lapisan warga, tanpa kecuali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *