25 Februari 2026

Tim Gabungan Temukan Syaparden Meninggal di Sungai Melawi

Kepala BPBD Melawi

Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Daniel bersama Polres Melawi menelusuri Sungai Melawi mencari Korban Tenggelam. (Foto/IK)

InspirasiKalbar, Melawi – Tim gabungan akhirnya menemukan Syaparden (44), warga Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Melawi. Petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Senin malam, 5 Januari 2026, sekitar pukul 22.15 WIB.

Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, menjelaskan bahwa tim menemukan jasad korban sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban diduga tenggelam. Tim gabungan langsung mengevakuasi korban setelah memastikan identitas dan kondisi korban di lokasi penemuan.

Kapolres menyampaikan bahwa proses pencarian berlangsung selama tiga hari dan melibatkan berbagai unsur lintas instansi. Tim gabungan terdiri dari Polres Melawi, BPBD Kabupaten Melawi, Basarnas Sintang, SAR Brimob Batalyon C Pelopor, PMI Kabupaten Melawi, Koramil Nanga Pinoh, Pemerintah Desa Semadin Lengkong, serta masyarakat setempat.

Kinerja 2025 Melesat, Bank Kalbar Perkokoh Posisi sebagai Pilar Keuangan Daerah

Seluruh personel bekerja secara terkoordinasi dengan membagi sektor pencarian di sepanjang aliran Sungai Melawi. AKBP Harris Batara Simbolon menegaskan bahwa seluruh tim menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi selama operasi pencarian berlangsung.

Petugas terus menyisir sungai siang dan malam dengan menggunakan perahu, alat bantu pencarian, serta dukungan informasi dari warga sekitar sungai. Berdasarkan keterangan yang di himpun petugas, korban sebelumnya berangkat dari rumah seorang diri untuk memancing di Sungai Melawi dengan menggunakan sampan miliknya.

Namun, hingga waktu yang di tentukan, korban tidak kembali ke rumah sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

BI Optimistis Inflasi 2026–2027 Tetap Terkendali

Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Daniel, menyampaikan bahwa tim melakukan pencarian secara intensif sejak hari pertama laporan di terima. Tim memanfaatkan peralatan pencarian air serta mengoptimalkan peran masyarakat sekitar yang mengenal karakter arus Sungai Melawi.

Kapolres Melawi menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama saat memancing atau menggunakan perahu kecil.

“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berada di sekitar sungai,” tutup Kapolres.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *