Wagub Kalbar Hadiri HUT 101 Marga Yo, Soroti Pentingnya Persatuan Antar Suku
Inspirasikalbar, Pontianak – Keluarga besar Marga Yo menggelar acara ramah tamah sekaligus memperingati 101 tahun eksistensinya di Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Restoran Gajah Mada, Kota Pontianak, pada Minggu (22/3/2026), dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Pembina Yayasan Makmur Marga Yo sekaligus Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kalbar Yo Nguan Cua, Ketua Perkumpulan Honglong Sie Ke sekaligus Ketua Yayasan Makmur Sudiono Hartoyo, serta jajaran pengurus Yayasan Makmur Marga Yo Kalbar.
Dalam kesempatannya, Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menegaskan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun daerah. Ia menyampaikan komitmennya untuk hadir di setiap kegiatan lintas suku dan organisasi sebagai bentuk dukungan terhadap persatuan masyarakat.
“Saya selalu berusaha hadir dalam setiap kegiatan suku maupun perkumpulan. Keberagaman di Kalimantan Barat adalah keindahan yang harus kita satukan menjadi kekuatan untuk membangun daerah ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Kalimantan Barat yang terdiri dari 24 suku harus terus dijaga keharmonisannya. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus bersatu dalam semangat saling menghormati dan mengasihi.
“Saya tidak mentoleransi kelompok manapun yang berpotensi memicu konflik. Semua suku, agama, dan organisasi harus menyatu menjadi kekuatan besar dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Makmur Marga Yo, Sudiono Hartoyo, menjelaskan bahwa peringatan 101 tahun ini menjadi momentum untuk mengingat sejarah panjang keberadaan Marga Yo di Kalimantan Barat yang telah tercatat sejak masa Hindia Belanda pada 28 Maret 1925.
“Keberadaan kami sudah ada sejak 1925, kemudian diperbarui pada 1954 setelah Indonesia merdeka, dan terus berkembang hingga kini menjadi Yayasan Makmur Marga Yo,” jelasnya.
Ia menambahkan, yayasan yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada internal marga, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial. Di antaranya memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan, termasuk bantuan peti jenazah, kegiatan bakti sosial, hingga dukungan kepada rumah ibadah.
“Dulu hanya untuk internal Marga Yo, sekarang kami melayani seluruh warga Tionghoa yang membutuhkan. Bahkan kami juga sudah banyak membantu gereja-gereja di daerah yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga aktif membina generasi muda melalui kegiatan budaya seperti latihan barongsai dan naga, khususnya dalam menyambut perayaan Imlek.
Saat ini, jumlah anggota Marga Yo yang terdaftar di Kota Pontianak mencapai lebih dari 780 kepala keluarga atau sekitar 4.000 jiwa. Sementara secara keseluruhan di Kalimantan Barat, jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 20 ribu kepala keluarga, dengan sebaran terbesar di Pontianak dan Singkawang.
Melalui peringatan 101 tahun ini, Marga Yo menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kalimantan Barat. (Red)
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini









