Presiden Prabowo Paparkan Transformasi Ekonomi dan Pembangunan Manusia di WEF 2026

Foto : Presiden Ri Prabowo
Inspirasikalbar, Swiss — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan secara komprehensif peta besar transformasi ekonomi dan pembangunan manusia Indonesia pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Acara ini di hadiri oleh pemimpin dunia, investor global, dan pelaku ekonomi internasional. �
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia
Dalam pidato kunci, Presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkeadilan melalui pemerintahan yang bersih, ekonomi terbuka, dan perdamaian dunia. Ia mengatakan pertumbuhan membutuhkan tata kelola yang kuat serta alokasi modal yang efisien.
Salah satu poin utama yang di sorot adalah pembentukan sovereign wealth fund “Danantara Indonesia” dengan aset kelolaan mencapai sekitar USD 1 triliun. Prabowo menyebut Danantara sebagai instrumen strategis untuk mendorong industrialisasi, investasi global, dan kemitraan ekonomi jangka panjang.
Presiden juga memaparkan sejumlah kebijakan strategis pemerintahannya di bidang kesejahteraan dan pelayanan publik. Di antaranya program makan bergizi gratis (MBG) yang telah menghasilkan jutaan porsi makanan setiap hari untuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Target produksi juga terus ditingkatkan sepanjang tahun 2026.
Di sektor pendidikan, pemerintahan menekankan percepatan transformasi melalui renovasi sekolah dan digitalisasi ruang kelas, sementara di sektor kesehatan pemeriksaan gratis dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam produktivitas.
Kesejahteraan manusia menjadi sorotan penting. Presiden menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi faktor utama pertumbuhan jangka panjang, termasuk melalui perluasan akses pendidikan berkualitas dan pembangunan sekolah berasrama bagi anak dari keluarga kurang mampu.
Selain itu, dalam forum tersebut Prabowo juga menegaskan pentingnya kepastian hukum dan stabilitas sebagai prasyarat investasi, serta komitmen Indonesia terhadap perdamaian dan keberlanjutan lingkungan.
Pidato Presiden di WEF 2026 sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra global yang stabil, inklusif, dan siap tumbuh bersama dunia, dengan fokus pada pemerataan dan pembangunan manusia sebagai inti strategi nasional.
