Inspirasi Kalbar
Beranda Berita Lima Jembatan Rusak, Akses Warga Serawai Terancam

Lima Jembatan Rusak, Akses Warga Serawai Terancam

Foto: Pengendara melewati jembatan di Pusat kota Nanga Serawai, Kabupaten Sintang dalam kondisi rusak. (Foto/IK)

InspirasiKalbar, Sintang – Kondisi infrastruktur jembatan di Nanga Serawai, Kabupaten Sintang, memicu kekhawatiran warga. Sejumlah jembatan penghubung di kawasan tersebut mengalami kerusakan parah dan menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.

Tokoh pemuda Serawai, Noven Honarius, menyampaikan bahwa masyarakat menghadapi kesulitan setiap hari akibat kerusakan tersebut. Ia merasakan langsung dampak kerusakan infrastruktur saat beraktivitas bersama warga di wilayah itu.

Noven menyebut sedikitnya terdapat lima jembatan di tengah kota Nanga Serawai yang tidak layak pakai. Ia menilai kondisi tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat.

“Di Nanga Serawai ini, sekurangnya ada lima jembatan yang rusak parah. Kondisi ini berpotensi memicu kecelakaan bahkan korban jiwa jika masyarakat terus melintas,” kata Noven kepada InspirasiKalbar, Minggu (29/3).

Ia juga mengungkapkan bahwa insiden telah terjadi sebelumnya. Salah satu jembatan penghubung antara pasar dan Kantor Camat pernah ambruk saat kendaraan melintas.

“Peristiwa jembatan roboh sudah pernah terjadi, bahkan kendaraan milik pemerintah sempat menjadi korban saat melintas di jembatan penghubung pasar dan Kantor Camat,” ujarnya.

Kerusakan jembatan tersebut berdampak langsung pada akses vital masyarakat. Jembatan berfungsi sebagai jalur utama penghubung dari wilayah sungai menuju Puskesmas serta jalur penghubung dari Desa Mekar Sari dan Muara Kota ke pusat aktivitas ekonomi di Pasar Nanga Serawai.

Noven menilai perhatian terhadap infrastruktur dasar tersebut masih belum maksimal. Ia menegaskan bahwa jembatan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jembatan ini menjadi akses utama masyarakat, baik menuju layanan kesehatan maupun pusat ekonomi. Kondisi ini perlu perhatian serius,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah Kabupaten Sintang segera mengambil langkah konkret untuk menangani kerusakan tersebut demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.

“Pemerintah perlu serius memperhatikan kepentingan masyarakat, terutama terkait infrastruktur jembatan ini,” tutup Noven.

Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!

Klik Disini
Bagikan:

Iklan