Inspirasi Kalbar
Beranda Berita PKB Bidik Kemenangan 2029, Ratna: Kekuasaan untuk Rakyat

PKB Bidik Kemenangan 2029, Ratna: Kekuasaan untuk Rakyat

Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi PKB, Ratna Juwita Sari

Daftar isi:

[Sembunyikan] [Tampilkan]

    Inspirasikalbar, KUBU RAYA – Semangat konsolidasi dan optimisme kemenangan mewarnai kegiatan internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Kubu Raya.

    Di tengah tantangan menurunnya kepercayaan publik terhadap partai politik, kader PKB di dorong untuk tampil sebagai kekuatan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

    Momentum tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan arah perjuangan partai, terutama dalam menghadapi dinamika politik yang terus berubah. PKB di nilai perlu beradaptasi tanpa meninggalkan jati diri sebagai partai berbasis akar rumput yang dekat dengan rakyat.

    Selain itu, soliditas antar kader di semua tingkatan disebut sebagai kunci utama dalam membangun kekuatan politik yang mampu bersaing secara nasional, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat yang selama ini menjadi fondasi perjuangan partai.

    Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi PKB, Ratna Juwita Sari, menegaskan bahwa partai politik tidak boleh hanya berorientasi pada kekuasaan semata, melainkan harus menjadikan kekuasaan sebagai sarana untuk mengabdi kepada masyarakat.

    “Kita sebagai partai politik tidak boleh egois. Tidak boleh hanya mementingkan bagaimana meraih kekuasaan semata. Kekuasaan ini hanyalah sarana untuk bisa sebesar-besarnya bermanfaat kepada masyarakat,” ujarnya.

    Ia mengaku terharu dan bangga melihat semangat kader PKB di Kubu Raya yang tetap solid dan menunjukkan kerja nyata di tengah berbagai keterbatasan.

    “Saya merasa sangat haru dan bangga. Mudah-mudahan kehadiran saya di sini bisa membawa hasil yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

    Stigma negatif

    Ratna juga menyoroti tantangan besar yang di hadapi partai politik saat ini, yakni menurunnya kepercayaan publik akibat stigma negatif terhadap dunia politik.

    “Politik sering diasosiasikan dengan tipu-tipu dan hal-hal yang tidak baik. Tapi PKB harus bisa membuktikan bahwa kita hadir sebagai solusi bangsa,” tegasnya.

    Menurutnya, capaian PKB saat ini masih perlu ditingkatkan. Secara nasional, PKB berada di posisi lima, meski di beberapa daerah seperti Kubu Raya mampu menunjukkan hasil yang lebih baik.

    “Kalau di Kubu Raya bisa nomor tiga, ini luar biasa. Tapi secara nasional kita masih nomor lima. Ini yang harus kita tingkatkan,” ungkapnya.

    Ia menekankan bahwa untuk dapat memperbaiki arah pembangunan nasional, PKB harus menjadi kekuatan utama dalam pemerintahan. Karena itu, target memenangkan Pemilu 2029 menjadi hal yang harus diperjuangkan bersama.

    “Kita harus menjadi operator, harus berada di posisi puncak. Kalau ingin memperbaiki arah pembangunan Indonesia, maka kita harus memenangkan Pemilu 2029,” tegasnya.

    Ratna juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat kolaborasi dan menjaga kekompakan di semua lini, mulai dari tingkat paling bawah hingga pusat.

    “Kalau kita solid, satu komando dari anak ranting sampai pusat, maka akan menjadi kekuatan besar,” ujarnya.

    Di sisi lain, ia menjelaskan bahwa perubahan skema pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) yang lebih terpusat merupakan langkah untuk menjaga kondusivitas dan menghindari praktik politik uang.

    “Kami ingin kader yang berproses, bukan yang hanya punya banyak uang. Ini komitmen PKB untuk menghadirkan politik yang sehat,” jelasnya.

    Dengan kerja keras dan strategi yang terukur, Ratna optimistis PKB akan mampu mencapai target besar di masa depan.

    “Insya Allah PKB akan semakin besar, semakin jaya, dan memenangkan Pemilu 2029,” pungkasnya.

    Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!

    Klik Disini
    Bagikan:

    Iklan