Rapim TNI 2026 Tekankan Kesiapsiagaan OMP-OMSP, Kodaeral XII Perkuat Keamanan Maritim Kalbar

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memberikan keterangan pers usai memimpin Rapat Pimpinan TNI Tahun 2026 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. (Foto/Dispen Kodaeral XII)
InspirasiKalbar, Jakarta – Komandan Kodaeral XII, Laksamana Muda TNI Sawa, menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2026 yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/2).
Rapim ini juga dihadiri Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, para Kepala Staf Angkatan, serta ratusan perwira tinggi dan menengah dari tiga matra TNI.
Rapim TNI 2026 menegaskan arah kebijakan pertahanan dengan fokus pada peningkatan soliditas, profesionalisme, serta kesiapsiagaan menghadapi dinamika ancaman, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Ancaman yang dibahas mencakup konflik konvensional, pelanggaran wilayah, hingga tantangan nonmiliter seperti keamanan maritim, bencana, dan stabilitas nasional.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menekankan pentingnya kesiapan satuan di seluruh wilayah. “TNI harus adaptif, profesional, dan selalu siap menghadapi berbagai bentuk ancaman, baik OMP maupun OMSP. Soliditas antar matra dan sinergi dengan kementerian serta lembaga menjadi kunci menjaga kedaulatan negara,” tegasnya.
Mengikuti arahan itu, Komandan Kodaeral XII Laksamana Muda TNI Sawa menyatakan komitmennya memperkuat pengamanan laut di wilayah Kalimantan Barat. Ia menilai kawasan perairan Kalbar memiliki posisi strategis yang harus dijaga secara konsisten.
“Kami siap mengimplementasikan hasil Rapim TNI 2026 di wilayah kerja Kodaeral XII. Fokus kami memperkuat keamanan maritim, meningkatkan patroli, serta membangun sinergi lintas instansi agar stabilitas perairan Kalbar tetap terjaga,” ujar Laksda TNI Sawa.
Peduli Hak Prajurit, Kodaeral XII Sosialisasikan Program ASABRI
Ia menambahkan, Kodaeral XII juga akan meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi ancaman OMP dan OMSP, termasuk penanggulangan pelanggaran laut, penyelundupan, hingga dukungan terhadap tugas kemanusiaan.
Dengan semangat soliditas dan profesionalisme yang di perkuat melalui Rapim TNI 2026, Kodaeral XII menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perairan Kalimantan Barat sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
