Inspirasi Kalbar
Beranda Berita Ribuan Massa Adat Kawal Sidang Pra Peradilan di Sintang

Ribuan Massa Adat Kawal Sidang Pra Peradilan di Sintang

Sejumlah massa terpantau mulai berkumpul di Kota Sintang untuk mengawal sidang Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Sintang hari ini. (Foto/IK)

InspirasiKalbar, Sintang – Pantauan di lapangan, Senin pagi (30/3), sejumlah massa mulai berkumpul di Kota Sintang dengan mengenakan atribut organisasi dan simbol adat.

Mereka datang dari berbagai daerah di Kalimantan Barat untuk mengikuti aksi mengawal sidang pra peradilan di Pengadilan Negeri Sintang.

Aksi ini digelar oleh Dewan Pengurus Pusat Satria Borneo Raya (SABER) sebagai bentuk perlawanan terhadap dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat adat, Agustinus, S.Pd., serta dua warga lainnya, yakni Timotius Andrianto dan Pendi.

Ketiganya dilaporkan oleh PT Linggajati Al-Mashurin ke Polda Kalbar. Sejak pagi, massa yang terdiri dari unsur temenggung, tokoh adat, serta berbagai organisasi seperti TBBR, SABER, Sabang Merah Borneo, Bala Adat Dayak, hingga panglima adat tampak memadati kawasan sekitar pengadilan.

Ketua Umum SABER, Agustinus, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas masyarakat adat dalam menghadapi persoalan hukum yang dinilai tidak adil.

“Aksi ini kami lakukan untuk mengawal dan melawan kriminalisasi terhadap masyarakat adat, khususnya dalam sidang pra peradilan di Pengadilan Negeri Sintang,” tegas Agustinus sebagaimana dikutif dalam surat Pemberitahuan aksi.

Gambar: Surat Pemberitahuan aksi dari Dewan Pengurus Pusat Satria Borneo Raya. (Foto/Ist)

Ia juga menyebutkan bahwa massa yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 orang, berasal dari Sintang, Kapuas Hulu, Melawi, Sekadau, Sanggau, Landak hingga Sambas.

Selain aksi, kegiatan juga diawali dengan ritual adat Dayak sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal sebelum memasuki proses hukum.

Agustinus menambahkan, pihaknya berharap aparat penegak hukum dapat bersikap adil dan bijaksana dalam menangani perkara yang melibatkan masyarakat adat.

Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!

Klik Disini
Bagikan:

Iklan