29 November 2025

Satgas Pamtas Gagalkan 21,9 Kilogram Sabu di Perbatasan Kalbar

Narkotika

Barang Bukti 21,9 kilogram narkotika jenis sabu dihadirkan dalam Konfrensi Pers di Makodam XII/Tanjungpura. (Foto/IK)

InspirasiKalbar, Kubu Raya – Upaya penyelundupan 21,9 kilogram narkotika jenis sabu kembali mengguncang perbatasan Kalimantan Barat.

Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Arhanud 1 PBC/1 Kostrad menggagalkan aksi tersebut dan menyerahkan barang bukti beserta tiga pelaku dan dua kendaraan dalam kegiatan resmi di Aula Sudirman Makodam XII/Tpr, Kamis (27/11).

Komandan Kodaeral XII Laksda TNI Sawa, yang diwakili Wadan Kodaeral XII Laksma TNI Irwan S. P. Siagian, menghadiri langsung penyerahan barang bukti narkoba bernilai miliaran rupiah ini.

Muda Mahendrawan: RJ di tempuh laporan di cabut

Kegiatan tersebut juga dihadiri Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael, Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Totok Lisdiarto, Dirresnarkoba Polda Kalbar, dan jajaran Forkopimda.

Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Totok Lisdiarto menegaskan bahwa Kalbar masih menjadi jalur favorit sindikat internasional dalam menyelundupkan narkotika. Ia mengapresiasi respons cepat Satgas Pamtas yang berhasil menggagalkan masuknya barang berbahaya dalam jumlah besar tersebut.

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael menyebut pengungkapan ini sebagai capaian penting dalam perang melawan narkoba. Ia menyoroti besarnya jumlah barang bukti yang disita, yaitu 20 bungkus teh China berisi sabu dengan berat total 21,9 kilogram.

“Jumlah ini fantastis. Setiap kilogram sabu berarti ancaman bagi ribuan jiwa. Penggagalan ini bukan hanya soal barang bukti, tetapi soal menyelamatkan masyarakat Kalbar dari kerusakan generasi.” tegas Pangdam.

Penyidik Kejati Kalbar Kembali Geledah Rumah Tersangka GKE Petra

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari sinergi kuat TNI, BNN, Polda Kalbar, Bea Cukai, Binda, dan seluruh unsur intelijen yang terus memperkuat pengawasan di jalur perbatasan. Menurutnya, jaringan penyelundup semakin agresif sehingga aparat tidak boleh lengah.

“Kita tidak memberikan ruang sedikit pun bagi sindikat narkoba. Kolaborasi semua instansi menjadi kunci untuk memutus alur peredarannya.” ujarnya.

Dugaan Korupsi Dana Hibah, Kejati Kalbar Geledah Yayasan Mujahidin

Penyerahan barang bukti tersebut menegaskan komitmen semua instansi dalam memberantas jaringan narkotika yang memanfaatkan panjangnya garis perbatasan Kalbar.

Upaya penggagalan ini sekaligus menjadi peringatan bahwa ancaman narkoba terus bergerak, dan sinergi aparat menjadi tameng utama melindungi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *