PM Australia Tiba di Jakarta Perkuat Kemitraan Strategis

Foto Penyambutan PM Australia Anthony Albanese tiba di Jakarta
Inspirasikalbar,Jakarta — Perdana Menteri Australia Anthony Albanese tiba di Jakarta, Kamis (5/2) malam, untuk mengawali kunjungan kerja resmi guna memperkuat kemitraan strategis antara Australia dan Indonesia. Kunjungan ini menandai komitmen kedua negara dalam mempererat hubungan bilateral di berbagai sektor strategis.
PM Albanese mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 18.50 WIB. Kedatangannya di sambut sejumlah pejabat Indonesia, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier. Penyambutan di lakukan secara resmi dengan prosesi kehormatan.
Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Negara, kunjungan kerja ini akan di isi dengan pertemuan bilateral antara PM Albanese dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka. Pertemuan tersebut di jadwalkan membahas penguatan kerja sama di bidang politik, keamanan, ekonomi, perdagangan, hingga pendidikan.
Dalam pernyataan resminya, PM Anthony Albanese menegaskan pentingnya hubungan Australia dan Indonesia sebagai negara tetangga strategis di kawasan. “Indonesia merupakan mitra penting bagi Australia. Kunjungan ini mencerminkan komitmen kami untuk terus memperkuat kemitraan strategis yang saling menguntungkan,” ujar Albanese sebagaimana dikutip dalam rilis resmi.
Pemerintah Indonesia menilai kunjungan ini sebagai langkah positif dalam menjaga stabilitas dan kerja sama kawasan Indo-Pasifik. Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Australia memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian regional. “Kemitraan Indonesia–Australia terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas kawasan,” katanya.
Kunjungan kerja PM Albanese ini juga di harapkan menghasilkan kesepakatan konkret yang dapat memperluas kerja sama kedua negara di tengah dinamika global. Australia dan Indonesia selama ini di ketahui memiliki hubungan bilateral yang erat, baik dalam kerja sama ekonomi maupun keamanan regional.
