26 Februari 2026

Lintas Etnis Pontianak Perkuat Toleransi lewat Naik Dango ke-3

ORMAS LINTAS ETNIS

Organisasi kemasyarakatan lintas etnis di Kota Pontianak menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Naik Dango ke-3 oleh Dewan Adat Dayak Tahun 2026. (Foto/IK)

InspirasiKalbar, Pontianak – Sejumlah organisasi kemasyarakatan lintas etnis di Kota Pontianak menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Display Budaya Lintas Etnis Naik Dango ke-3 yang akan digelar Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak pada 20 April 2026 mendatang.

Para tokoh menyampaikan komitmen tersebut saat pembuatan video dukungan bersama panitia di Rumah Radakng, Senin, 23 Februari 2026. Mereka menegaskan kegiatan budaya ini menjadi simbol nyata toleransi dan persatuan antar suku di Kota Pontianak.

Panglima Bala Komando Yayan menyatakan dukungan lintas etnis menunjukkan semangat kebersamaan yang terus terjaga. “Kami berdiri bersama mendukung kegiatan ini karena Naik Dango bukan hanya milik satu etnis, tetapi milik kita semua sebagai masyarakat Pontianak,” tegas Yayan.

Baca Juga: https://inspirasikalbar.com/gelar-griya-di-hari-keempat-lebaran-wabup-sukiryanto-suguhkan-pecel-khas-madura/

Ia menilai kolaborasi budaya mampu meredam sekat perbedaan dan memperkuat rasa persaudaraan. Perwakilan Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kota Pontianak, Ishak, menegaskan bahwa toleransi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Melayu, Dayak, Madura, Batak, Tionghoa, dan semua etnis di Pontianak bisa berjalan bersama menjaga adat dan budaya,” ujarnya.

Ia menambahkan keberagaman harus dirawat sebagai kekuatan sosial, bukan sebagai sumber perpecahan.

Baca Juga: https://inspirasikalbar.com/bupati-alexander-wilyo-tutup-psbd-xi-ketapang-ketapang-rumah-besar-untuk-semua/

Mashudi, S.H. dari Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) menyebut partisipasi aktif ormas menjadi bukti komitmen membangun kota yang rukun.

“Kami mendukung penuh karena kegiatan ini mengajarkan generasi muda untuk menghormati budaya lain,” katanya.

Menurutnya, toleransi harus ditanamkan melalui ruang-ruang kebudayaan yang inklusif. Ketua Panitia Pelaksana Display Budaya Naik Dango ke-3, Alexandra Djaong, S.H., mengapresiasi dukungan lintas komunitas tersebut.

“Dukungan ini menjadi energi positif bagi kami untuk menyukseskan kegiatan pada April 2026 nanti,” ungkap Alexandra.

Baca Juga: https://inspirasikalbar.com/ketapang-rumah-bersama-bupati-ajak-puak-melayu-jaga-marwah-adat-dan-harmoni/

Ia memastikan panitia membuka ruang kolaborasi agar seluruh etnis dapat terlibat aktif dalam perhelatan budaya tersebut. Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, S.H., menilai kebersamaan lintas etnis menjadi fondasi kuat menjaga harmoni kota.

“Kolaborasi ini membuktikan bahwa semangat persatuan tetap hidup di tengah keberagaman masyarakat Pontianak,” ujarnya.

Ia berharap Naik Dango ke-3 tidak hanya menjadi perayaan adat, tetapi juga momentum memperkuat komitmen toleransi.

Para tokoh lintas etnis sepakat menjadikan Display Budaya Naik Dango sebagai panggung persaudaraan. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menyukseskan agenda budaya tersebut.

Semangat toleransi dan persatuan pun terus digaungkan demi masa depan Kota Pontianak yang semakin rukun, damai, dan bangga akan keberagamannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *