Jelang Idul Adha, DPRD Minta Pengawasan Hewan Diperketat
Inspirasikalbar, KUBU RAYA – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang telah di tetapkan pemerintah jatuh pada 27 Mei 2026, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Jainal Abidin meminta instansi terkait memperketat pengawasan terhadap hewan kurban yang masuk ke wilayah Kabupaten Kubu Raya.
Ia menegaskan, langkah antisipatif tersebut penting di lakukan guna memastikan hewan kurban yang di jual kepada masyarakat dalam kondisi sehat, layak, dan aman untuk di konsumsi.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya di lakukan di titik masuk distribusi hewan, tetapi juga harus menyasar seluruh lapak penjualan hewan kurban yang mulai ramai menjelang Idul Adha.
“Kami meminta instansi terkait segera menerjunkan tim dokter hewan dan pengawas ke seluruh lapak penjualan hewan kurban. Pastikan semua hewan yang di jual dalam keadaan sehat dan bebas dari penyakit menular seperti PMK atau Lumpy Skin Di sesap,” kata Jainal Abidin, Selasa (20/5/2026).
Ia juga meminta petugas bertindak tegas apabila menemukan hewan yang tidak memenuhi syarat kurban, baik dari sisi kesehatan maupun usia hewan.
“Jika di temukan hewan yang sakit atau belum cukup umur, segera di pisahkan dan di larang di jual sebagai hewan kurban. Ini demi melindungi masyarakat dan menjaga kualitas hewan kurban yang beredar,” tegasnya.
Jainal menilai pengawasan ketat perlu di lakukan mengingat mobilitas distribusi hewan ternak dari luar daerah cukup tinggi menjelang Idul Adha. Kondisi tersebut di nilai berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit hewan menular apabila tidak di antisipasi sejak dini.
Selain pengawasan kesehatan hewan, ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat dan panitia kurban terkait tata cara penyembelihan yang sesuai syariat Islam serta memenuhi standar kesehatan dan kebersihan.
“Penyembelihan hewan kurban harus memperhatikan syariat Islam sekaligus aspek higienitas. Edukasi ini penting agar pelaksanaan kurban berjalan aman, sehat, dan sesuai ketentuan agama,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, dokter hewan, serta masyarakat dapat memastikan pelaksanaan Idul Adha di Kabupaten Kubu Raya berlangsung lancar tanpa adanya kasus penyakit hewan menular.
“Jangan sampai masyarakat d irugikan karena membeli hewan yang tidak layak. Pengawasan harus di lakukan secara maksimal sejak sekarang,” pungkasnya.
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini








