Naik Dango Pontianak Perkuat Identitas dan Wisata Budaya
Inspirasikalbar, Pontianak – Perayaan Naik Dango ke-III Kota Pontianak kembali menegaskan posisinya sebagai agenda budaya yang tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat identitas masyarakat Dayak sekaligus mendorong sektor pariwisata.
Ketua panitia, Tadius, menyampaikan bahwa Naik Dango merupakan ritual adat sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen, yang di wariskan secara turun-temurun.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus upaya menjaga jati diri budaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda menjadi kunci penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Berbagai pihak turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini, mulai dari pemerintah daerah, lembaga adat, hingga sektor swasta dan perbankan. Sinergi ini menjadi kekuatan dalam mendorong Naik Dango sebagai destinasi wisata budaya.
Kehadiran tamu dari Sarawak, Malaysia, juga memperkuat hubungan budaya serumpun di Pulau Borneo. Hal ini membuka peluang kerja sama lintas negara, khususnya dalam pengembangan wisata budaya berbasis tradisi.
Dengan masuknya Naik Dango dalam kalender pariwisata Kota Pontianak, kegiatan ini di harapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memperkenalkan kekayaan ritual adat Dayak ke panggung yang lebih luas.
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini



