Banjir Rendam Permukiman di Sambas, Ratusan Warga Terdampak dan Akses Jalan Lumpuh
Inspirasikalbar, Sambas – Banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir. Luapan Sungai Sambas menyebabkan genangan air merendam permukiman warga di Desa Sabung Setangga, Kecamatan Subah, sejak Jumat, 8 Mei 2026. Hingga Minggu, 10 Mei 2026. Kondisi banjir dilaporkan masih bertahan dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Koordinator Harian Pusdalops PB BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, menjelaskan bahwa banjir dipicu curah hujan yang terus menerus terjadi di wilayah Sambas sehingga debit air Sungai Sambas meningkat dan meluap ke permukiman warga. Air kemudian menggenangi jalan utama desa hingga rumah-rumah masyarakat.
Data sementara BPBD Provinsi Kalbar mencatat sedikitnya 140 jiwa terdampak akibat bencana tersebut. Selain itu, dua kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena kondisi rumah mereka mulai sulit ditempati. Sebanyak 28 unit rumah warga dilaporkan terendam banjir, sementara proses pendataan kerusakan infrastruktur masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Kondisi di lokasi banjir cukup memprihatinkan. Ketinggian air di akses jalan desa mencapai sekitar 1,5 meter sehingga kendaraan bermotor tidak dapat melintas. Aktivitas warga pun terganggu karena akses keluar masuk desa menjadi sulit dijangkau. Sementara itu, air yang masuk ke dalam rumah warga berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter.
Hingga laporan ini dibuat, hujan masih terus turun di wilayah Kecamatan Subah dan tinggi muka air belum mengalami penurunan signifikan. Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan apabila curah hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan.
BPBD Provinsi Kalbar bersama pemerintah daerah dan aparat terkait terus melakukan pemantauan serta koordinasi penanganan di lokasi terdampak. Masyarakat juga diimbau untuk mengutamakan keselamatan, menjaga barang-barang berharga, dan segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi maupun penanganan darurat lainnya. (red)
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini






