Kemenkum Kalbar Dorong Perlindungan Produk Lokal Berdaya Saing
Inspirasikalbar,Pontianak – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan kekayaan intelektual dan administrasi hukum umum sebagai langkah strategis menjaga daya saing produk serta inovasi daerah di tengah persaingan global.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalbar, Jonny Pesta Simamora menyebut transformasi pelayanan hukum tidak boleh berhenti pada urusan administratif, namun harus mampu memberi kepastian hukum bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga dunia pendidikan.
“Transformasi layanan kekayaan intelektual dan administrasi hukum umum harus benar-benar menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Jonny dalam agenda Rapat Koordinasi Pelayanan Hukum Tahun 2026 di Pontianak, Selasa (12/5).
Ia menilai perlindungan kekayaan intelektual menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi pelaku UMKM, industri kreatif, dan perguruan tinggi yang terus menghasilkan inovasi baru.
Menurutnya, banyak potensi daerah yang belum terlindungi secara hukum sehingga rawan diklaim atau dimanfaatkan pihak lain.
“Produk lokal, karya inovasi, hingga hasil penelitian harus mendapat perlindungan hukum agar memiliki nilai ekonomi dan daya saing lebih kuat,” tegasnya.
Dalam rakor tersebut, Kanwil Kemenkum Kalbar juga mendorong sinergi bersama pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk memperluas edukasi hukum kepada masyarakat.
Langkah itu di nilai penting agar kesadaran terhadap hak cipta, merek, paten, hingga administrasi badan hukum semakin meningkat.
Selain itu, penguatan layanan administrasi hukum umum juga menjadi perhatian utama, mulai dari legalisasi badan usaha, layanan kenotariatan, hingga kepastian dokumen hukum masyarakat.
Kanwil Kemenkum Kalbar berharap transformasi pelayanan hukum mampu menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus memperkuat perlindungan terhadap karya dan inovasi anak daerah di Kalimantan Barat.
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini







