Inspirasi Kalbar
Beranda Berita Tiga Wilayah Penyumbang Karhutla Terbesar Jadi Prioritas Patroli BPBD

Tiga Wilayah Penyumbang Karhutla Terbesar Jadi Prioritas Patroli BPBD

Inspirasikalbar,Pontianak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat memprioritaskan patroli terpadu di tiga wilayah yang menjadi penyumbang terbesar kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.

Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan tiga wilayah tersebut menjadi perhatian khusus karena mencatat frekuensi kejadian karhutla paling tinggi dibandingkan daerah lain di Kalbar sepanjang tahun ini.

“Tiga wilayah dengan kejadian karhutla tertinggi menjadi prioritas patroli kami agar potensi kebakaran dapat dideteksi lebih awal dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” ujar Daniel.

Menurut Daniel, patroli dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Satgas darat dan udara. Kegiatan tersebut tidak hanya memantau kemunculan titik panas (hotspot), tetapi juga memeriksa kondisi lahan, sumber air, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla.

Operasi patroli melibatkan BPBD Provinsi Kalbar, BPBD kabupaten dan kota, TNI, Polri, Manggala Agni, BMKG, relawan, serta instansi terkait lainnya. Sinergi lintas sektor terus diperkuat agar respons terhadap setiap kejadian kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Daniel menjelaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya dilakukan saat kebakaran terjadi. Sejak awal tahun, BPBD Kalbar telah menjalankan berbagai langkah mitigasi, mulai dari patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pemetaan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.

Selain memperkuat patroli, BPBD Kalbar juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi ketentuan dalam pembukaan lahan dan tidak melakukan pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran besar, khususnya di kawasan gambut.

“Kami mengimbau masyarakat agar setiap pembukaan lahan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak menggunakan cara-cara yang dapat memicu terjadinya karhutla,” kata Daniel.

BPBD Kalbar memastikan patroli terpadu akan terus ditingkatkan selama musim kemarau. Dengan deteksi dini, koordinasi yang kuat, serta partisipasi masyarakat, diharapkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat dapat ditekan sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat, transportasi, maupun kualitas lingkungan.

Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!

Klik Disini
Bagikan:

Iklan

// Tells WordPress to load the WordPress theme and inpput it.
mancingjitu slot thailand slot thailand