Abi Maulana: Ungkap Hilangnya CPO, Jangan Persoalkan Jabatan
Daftar isi:
Inspirasikalbar, Jakarta – Direktur Utama PT Maulana Karya Persada (MKP), Abi Maulana, mempertanyakan arah perkara yang menyeret dirinya sebagai tersangka dalam kasus tenggelamnya kapal pengangkut crude palm oil (CPO) menuju Kalimantan Tengah
Abi menilai, apabila pokok persoalan dalam perkara tersebut berkaitan dengan hilangnya muatan CPO dan dugaan penenggelaman kapal, maka seluruh pihak yang mengetahui, menguasai, maupun diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut perlu di telusuri secara menyeluruh.
Menurut Abi, proses hukum semestinya tidak berhenti pada persoalan jabatan atau posisi dirinya sebagai Direktur Utama PT MKP. Ia justru berharap penyidikan dapat mengungkap siapa saja yang terlibat, termasuk pihak yang diduga menjadi dalang di balik hilangnya muatan CPO.
Abi menjelaskan, posisi PT MKP dalam transaksi tersebut adalah menyiapkan CPO yang dibeli oleh PT FAS. Pada awalnya, PT MKP memang diminta mengirimkan CPO hingga tujuan.
Namun, menurut Abi, mekanisme pengiriman kemudian berubah berdasarkan permintaan PT FAS yang dituangkan dalam Shipping Instructions tertanggal 30 November 2023.
Dalam dokumen tersebut, proses loading dan pengambilan muatan dilakukan langsung oleh PT FAS bersama pihak surveyor Sucofindo. Abi menyebut proses tersebut juga dilengkapi berbagai dokumen, antara lain berita acara penyegelan, berita acara pengiriman dan serah terima, Certificate of Analysis (COA), Certificate of Weight (COW), hingga Bill of Lading.
“CPO itu di jemput langsung oleh pihak PT FAS. Intinya, PT MKP hanya menyiapkan CPO,” ujar Abi Maulana.
Keabsahan Abi Maulana Sebagai Dirut Di pertanyakan
Abi mengatakan, perjalanan panjang PT MKP semestinya menjadi bagian yang di periksa ketika muncul tudingan mengenai keabsahan posisinya sebagai Direktur Utama.
“Perusahaan ini sudah berdiri sekitar 14 tahun. Selama itu saya menjalankan jabatan sebagai Direktur Utama dan menandatangani puluhan bahkan ratusan kontrak yang sah atas nama perusahaan,*” ujar Abi Maulana.
Menurut Abi, aktivitas tersebut dilakukan dalam kapasitasnya sebagai pimpinan perusahaan. Ia pun mempertanyakan mengapa status jabatannya baru dipersoalkan ketika dirinya terseret dalam perkara tenggelamnya kapal pengangkut CPO.
“Saya tidak habis pikir, selama bertahun-tahun jabatan ini berjalan dan kontrak-kontrak perusahaan juga berjalan. Kenapa sekarang posisi saya sebagai Direktur Utama di persoalkan?” katanya, Kamis(17/9/2026).
Namun, ia menolak jika persoalan jabatan tersebut di jadikan dasar untuk menggeser perhatian dari substansi perkara hilang CPO dan bahkan tenggelamnya kapal tongkang pada tanggal 23 Desember tahun 2022 silam
Menurut Abi, ada sejumlah pertanyaan yang justru harus di jawab dalam perkara tersebut. Hitam putih harus jelas Di antaranya mengenai siapa yang mengambil CPO dari PT MKP, siapa yang bertanggung jawab terhadap pengangkutan, siapa pemilik kapal, serta bagaimana muatan tersebut akhirnya hilang setelah kapal tenggelam dan yang tidak kalah penting adalah siapa sebenarnya pihak yang di rugikan dan siapa siapa pihak yang mendapat keuntungan kesemuanya harus jelas.
“Kalau masalahnya jabatan saya, dokumennya jelas dan bisa di periksa. Tapi jangan sampai persoalan jabatan membuat pertanyaan utama soal CPO yang hilang justru tidak di bongkar,” ujar Abi.
Abi sebelumnya juga menyampaikan dugaan bahwa sebelum kapal tenggelam terdapat kemungkinan pemindahan CPO atau ship to ship. Ia menduga kapal kemudian sengaja di tenggelamkan untuk menghilangkan jejak.
Dugaan tersebut belum merupakan fakta yang terbukti dan masih membutuhkan pembuktian melalui penyidikan serta alat bukti yang sah.
Karena itu, Abi meminta proses hukum tidak berhenti pada persoalan administratif atau status jabatan, tetapi juga menguji seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan kapal tenggelam dan CPO tidak lagi ditemukan.
“Saya tidak takut diperiksa. Saya hanya ingin perkara ini di buka semuanya secara utuh tidak sepotong potong. Tetapi kalau ada pihak lain yang di duga menghilangkan CPO, itu juga harus di ungkap,” pungkasnya.
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini










