Inspirasi Kalbar
Beranda Berita Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas Sintang, Ditemukan Meninggal

Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas Sintang, Ditemukan Meninggal

Foto : Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang remaja yang dilaporkan tenggelam Sintang (25/09/29) (Humas Basarnas)

Inspirasikalbar, Sintang— Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang remaja yang dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Kapuas, Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk,Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (25/9) pagi.

Korban diketahui bernama Paulus (14), warga Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (24/9) sekitar pukul 15.30 WIB.

Sebelum kejadian, korban bersama beberapa temannya meminta izin kepada orang tua untuk bermain di kawasan pasir di Desa Tanjung Ria. Saat berenang di Sungai Kapuas, korban kemudian terbawa arus dan tenggelam.

Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak pada Kamis (24/9) pukul 19.12 WIB. 18 menit kemudian Tim SAR dari Pos SAR Sintang diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 20.47 WIB.

Pencarian dilanjutkan pada Jumat (25/9) dengan melibatkan Tim SAR Gabungan. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian hingga ke arah hilir Sungai Kapuas.

Pada pukul 09.35 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung sekitar 5 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian.

Selanjutnya korban dievakuasi menuju Puskesmas Sepauk dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, Budiono, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersama-sama melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan, keluarga dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung pelaksanaan operasi pencarian. Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur kembali ke satuannya masing-masing,” ujar Budiono.

Budiono juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di sekitar sungai, khususnya saat berenang, serta memperhatikan kondisi arus dan keselamatan sebelum melakukan aktivitas di perairan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai. Terutama bagi anak-anak, diperlukan pengawasan dari orang tua atau orang dewasa untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Dengan ditemukannya korban, pada pukul Search Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.

Operasi SAR melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, Pos SAR Sintang, BPBD Kabupaten Sintang, Polres Sintang, Koramil, PMI Kabupaten Sintang, Polsek Sepauk, keluarga korban, serta masyarakat setempat, dan potensi SAR lainnya.

Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!

Klik Disini
Bagikan:

Iklan

// Tells WordPress to load the WordPress theme and inpput it.
https://mancingjitu.com/