Ria Norsan: Kalbar Tembus 8 Besar Ekonomi Nasional, Bukti Daerah Mampu Bersaing dengan Provinsi Besar
Inspirasikalbar, PONTIANAK– Kalimantan Barat mencatat sejarah baru dalam capaian ekonomi nasional. Provinsi ini berhasil masuk dalam 8 besar pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada tahun 2026 dengan capaian 6,14 persen.
Prestasi tersebut sekaligus menempatkan Kalbar di atas sejumlah provinsi besar di Pulau Jawa, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten.
Bagi Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, capaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan hasil nyata dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak di Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kalbar tidak lepas dari upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat sektor UMKM, mendorong investasi, serta mengembangkan sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, dan industri pengolahan.
Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa daerah di luar Pulau Jawa juga memiliki potensi besar untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan posisi strategis, kekayaan sumber daya alam, serta pengembangan kawasan industri dan pelabuhan, Kalbar di nilai memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia bagian barat.
Ria Norsan menegaskan bahwa kekuatan utama Kalbar terletak pada kolaborasi.
Pemerintah daerah, pemerintah pusat, dunia usaha, perbankan, akademisi, dan masyarakat di sebut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Norsan mengaitkan capaian ini dengan penghargaan yang sebelumnya di terima Pemerintah Provinsi Kalbar dari Kementerian Dalam Negeri atas kinerja pembangunan daerah dan pengendalian inflasi.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kinerja dan memastikan manfaat pembangunan benar-benar di rasakan masyarakat.
Ke depan, Pemprov Kalbar akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui hilirisasi, penguatan ketahanan pangan, pemerataan pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja.
Bagi Ria Norsan, pertumbuhan ekonomi harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup yang lebih baik.
“Kita ingin Kalbar tumbuh, maju dan sejahtera bersama,” tegasnya.
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini









