Inspirasi Kalbar
Beranda Berita Karhutla Meningkat, BPBD Kalbar Temukan 485 Titik Panas dalam Sehari, Ketapang Paling Rawan

Karhutla Meningkat, BPBD Kalbar Temukan 485 Titik Panas dalam Sehari, Ketapang Paling Rawan

Foto : Kebakaran lahan di Wilayah kalbar periode Juli 2026 (Istimewa)

Inspirasikalbar, Pontianak – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat kembali meningkat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar mencatat sebanyak 485 titik panas (hotspot) terdeteksi dalam pemantauan 20 juli 2026, dengan Kabupaten Ketapang menjadi daerah penyumbang titik panas terbanyak.

Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan tingginya jumlah hotspot tersebut menjadi sinyal meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah. Karena itu, seluruh pemerintah daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di daerah yang telah menetapkan status siaga karhutla.

Menurutnya, Ketapang masih menjadi wilayah yang paling banyak ditemukan titik panas. Selain Ketapang, sebaran hotspot juga terpantau cukup tinggi di sejumlah kabupaten lain sehingga perlu mendapat perhatian serius dari tim gabungan di lapangan. Kondisi cuaca yang didominasi musim kemarau membuat vegetasi dan lahan gambut lebih mudah terbakar.

BPBD Kalbar bersama TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kabupaten, serta para relawan terus melakukan patroli terpadu dan pengecekan langsung terhadap titik-titik panas yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah hotspot tersebut benar-benar telah berkembang menjadi titik api sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut berisiko memicu kebakaran yang lebih luas, terutama pada lahan gambut yang sangat sulit dipadamkan apabila api sudah merambat ke bawah permukaan tanah.

BPBD Kalbar menegaskan upaya pencegahan menjadi langkah paling efektif dalam mengendalikan karhutla. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat diharapkan mampu menekan jumlah kebakaran selama puncak musim kemarau berlangsung. (red)

 

Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!

Klik Disini
Bagikan:

Iklan

// Tells WordPress to load the WordPress theme and inpput it.