8 Fraksi Setujui Kebijakan Pemkab, Serapan Anggaran Jadi Sorotan
Daftar isi:
Inspirasikalbar,KUBU RAYA – Serapan anggaran menjadi sorotan utama setelah delapan fraksi di DPRD Kabupaten Kubu Raya memberikan dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam rapat paripurna yang membahas tanggapan dan jawaban fraksi.
Dari delapan fraksi, tujuh fraksi yang hadir menyatakan setuju. Sementara satu fraksi yang tidak hadir dalam rapat juga menyampaikan dukungan terhadap kebijakan yang ditetapkan pemerintah daerah.
Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, mengingatkan agar persetujuan fraksi segera diikuti percepatan pelaksanaan program hingga batas akhir tahun anggaran.
“Harapan kita mudah-mudahan ini terkejar sampai batas akhir Desember. Jangan sampai anggaran sudah dipotong, kemudian tidak terkejar dalam pengerjaan sehingga menjadi SILPA,” ujar Sukiryanto, Kamis,10/9/2026.
Menurutnya, persoalan serapan anggaran penting diperhatikan karena setiap rupiah yang dialokasikan merupakan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan.
Pemerintah daerah juga saat ini berada dalam proses pencegahan dan pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, seluruh program dan penggunaan anggaran harus berjalan sesuai perencanaan serta ketentuan yang berlaku.
“Sekarang kita ada pencegahan dari KPK. Jangan nanti seperti kemarin. Semua laporan sudah dipersiapkan, semua perencanaan harus sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap seluruh program, termasuk tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, dapat segera dilaksanakan dan terserap sesuai ketentuan. Langkah tersebut diperlukan agar tambahan anggaran tidak kembali menjadi persoalan pada penghujung tahun.
Dukungan Anggaran untuk Penanganan Karhutla
Selain pembahasan serapan anggaran, Kubu Raya mendapat dukungan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dana tersebut disiapkan untuk dikelola pemerintah daerah dalam menghadapi karhutla, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun program jangka menengah dan panjang.
Besaran bantuan yang disebut dalam rapat mencapai sekitar Rp20 miliar. Namun, mekanisme penempatan dan penggunaannya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat.
“Kalau menurut keterangan Pak Gubernur, itu untuk kepentingan jangka pendek, menengah maupun jangka panjang untuk karhutla,” ujar Sukiryanto.
Pemkab Kubu Raya juga telah menyiapkan alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat digunakan sesuai kebutuhan penanganan bencana melalui perangkat daerah terkait, termasuk sektor kesehatan.
Penggunaan dana karhutla nantinya harus mengikuti mekanisme dan petunjuk teknis yang berlaku agar pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan.
Tambahan Dukungan untuk Program Perumahan
Di sektor perumahan, Kubu Raya juga mendapat tambahan dukungan anggaran dalam program nasional pembangunan perumahan.
Daerah tersebut disebut memperoleh sekitar Rp2 miliar dari Kementerian Dalam Negeri serta alokasi 300 unit bedah rumah untuk mendukung program nasional 3 juta unit rumah.
Jika dihitung secara keseluruhan, program tersebut diperkirakan membawa tambahan dukungan anggaran sekitar Rp8 miliar. Namun, dana Rp2 miliar tersebut disebut belum masuk ke kas daerah.
Pemerintah daerah berharap dukungan anggaran untuk program perumahan dapat segera direalisasikan dan dimanfaatkan sesuai ketentuan.
Sementara terkait mekanisme penggunaan anggaran dan sejumlah angka lainnya, penjelasan teknis akan disampaikan perangkat daerah maupun pihak terkait agar tidak terjadi kesalahan penyampaian.
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini







