Jembatan Sungai Pembunuh 4 Ambruk, Akses Vital Warga Serawai Terganggu
InspirasiKalbar, Sintang – Jembatan Sungai Pembunuh 4 di pusat Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, runtuh pada Minggu (7/6/2026) saat sebuah truk melintas. Peristiwa tersebut menyebabkan truk ikut terperosok bersama bagian jembatan yang ambruk.
Kejadian ini langsung menarik perhatian masyarakat karena jembatan tersebut menjadi penghubung utama aktivitas warga di wilayah Serawai.
Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Daerah Pemilihan Serawai–Ambalau, Honoratus Guntur, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kondisi jembatan sudah lama mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.
Guntur menjelaskan, usulan perbaikan sebenarnya sudah masuk dalam program pokok pikiran (pokir) DPRD. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang juga telah melakukan survei lapangan sebagai tindak lanjut usulan tersebut.
Namun, proses penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) belum selesai hingga peristiwa terjadi. Sementara itu, kondisi fisik jembatan terus menurun hingga akhirnya tidak mampu menahan beban.
“Jembatan ini sebelumnya sudah masuk dalam usulan rehabilitasi dan telah disurvei oleh dinas terkait. Karena sekarang kondisinya sudah runtuh, tentu diperlukan perhitungan ulang terkait kebutuhan penanganannya,” ujar Guntur.
Ia menilai tingkat kerusakan saat ini berpotensi mengubah kebutuhan anggaran. Rencana awal berupa rehabilitasi kemungkinan berubah menjadi penanganan dengan skala lebih besar karena kerusakan yang semakin parah.
Guntur meminta pemerintah daerah melalui instansi teknis segera mengambil langkah cepat agar akses masyarakat kembali normal.
“Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat. Kami berharap ada perhatian dan langkah cepat dari pemerintah agar penanganannya dapat segera dilakukan demi kelancaran mobilitas warga,” tegasnya.
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini







