Ritual Pomang Iringi Persiapan Pembangunan Jembatan Kedakas
InspirasiKalbar, Sanggau – Persiapan pembangunan Jembatan Kedakas, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, mengikuti tata cara adat dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Sebelum proses pembongkaran serta pembangunan jembatan, masyarakat menggelar ritual adat atau pomang sebagai bentuk permohonan perlindungan dan kelancaran selama proses pembangunan.
Ritual pomang berlangsung pada area Jembatan Kedakas, Senin, 21 September 2026. Kegiatan mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.30 WIB.
Ritual tersebut mengikuti adat sub-suku Hibun dengan adat 6 real. Abeng bersama Petrus Jeni memimpin rangkaian ritual pomang menggunakan berbagai perlengkapan adat.
Perlengkapan tersebut antara lain ayam, babi, beras putih, beras banyu, beras kuning, telur, piring, mangkok, lilin, paku, pancung, pejuju, serta sejumlah perlengkapan adat lainnya.
Ketua adat, Abeng, menjelaskan bahwa ritual pomang menjadi bagian penting sebelum masyarakat memulai pembangunan pada suatu wilayah. Ritual tersebut bertujuan memohon penyertaan dan perlindungan Jubata agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar.
“Ritual pomang ini untuk memohon pertolongan dan perlindungan Jubata dalam pelaksanaan pekerjaan, agar semua yang bekerja mendapat perlindungan dan terhindar dari segala mara bahaya,” ujar Abeng.
Menurutnya, masyarakat juga berharap proses pembangunan Jembatan Kedakas berjalan aman dan lancar hingga seluruh pekerjaan selesai.
Pelaksanaan ritual turut mendapat perhatian dari berbagai unsur masyarakat dan aparat. Serma Gunawan dan Serka Kalfinus hadir dari unsur TNI. Bhabinkamtibmas Polsek Tayan Hulu, Aipda Markus, juga hadir bersama perwakilan tukang.
Sejumlah tokoh masyarakat turut mengikuti kegiatan tersebut, antara lain Ketua RT Antonius Yunchin, Kepala Adat Abeng, Kepala Wilayah Kedakas Hermanus Ane, Kepala Adat Dusun Beni, Kepala Desa Kedakas Sifrianus Juhe, Ketua Masyarakat Peduli Desa Kedakas Maryono, serta masyarakat Desa Kedakas dan para ketua RT.
Ritual pomang berlangsung sebagai bagian dari persiapan pembangunan Jembatan Kedakas yang menjadi akses masyarakat menuju Kota Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.
Melalui ritual adat tersebut, masyarakat berharap pembangunan jembatan berjalan aman, lancar, serta memberi kelancaran bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan.
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini








