Pemkab Kubu Raya Gelar Apel Siaga Karhutla, BPBD Kalbar: Puncak Musim Kemarau Terjadi pada Juli
Inspirasikalbar, Kubu Raya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya menggelar Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Apel siaga diikuti unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait, serta relawan yang akan terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Kubu Raya.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat, Judan, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pemkab Kubu Raya dengan menggelar apel siaga sejak dini.
Menurut Judan, saat ini Kalimantan Barat telah memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada bulan Juli. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama di daerah-daerah yang memiliki kawasan gambut.
“Memang benar, puncak musim kemarau terjadi pada bulan Juli. Karena itu kami dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Kubu Raya melalui pelaksanaan apel siaga ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, Kubu Raya merupakan salah satu daerah di Kalimantan Barat yang setiap tahun menjadi wilayah rawan karhutla. Sejumlah kecamatan yang didominasi lahan gambut kerap mengalami kebakaran saat musim kemarau, sehingga diperlukan kesiapsiagaan seluruh pihak untuk mencegah munculnya titik api.
Judan berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini. Dengan kesiapan personel dan peralatan yang dimiliki, diharapkan potensi karhutla di Kabupaten Kubu Raya dapat diminimalkan selama musim kemarau tahun ini. (Red)
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini






