LCAF #4 Buka Ruang Seni Lintas Generasi di Kubu Raya
InspirasiKalbar, Kubu Raya – Langkau Culture & Art Festival (LCAF) #4 kembali hadir membawa gagasan seni yang dapat menjangkau berbagai kelompok usia.
Festival yang berlangsung 8–9 Agustus 2026 di Jalan Pemuda, Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tidak sekadar menawarkan panggung pertunjukan, tetapi juga membuka ruang ekspresi bagi anak-anak hingga penyandang disabilitas.
LCAF #4 mengusung tema “Seni Untuk Banyak Orang: Membagi Tontonan Membangun Tuntunan.” Gagasan itu tercermin melalui sejumlah agenda yang mempertemukan kompetisi seni, edukasi budaya, serta ruang kreativitas bagi generasi muda.
Panggung kompetisi antara lain menghadirkan Tarung Puisi Kategori B yang menyasar peserta tingkat SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Festival juga menggelar Lomba Tari Berpasangan sebagai ruang adu kreativitas sekaligus apresiasi terhadap seni pertunjukan.
Namun, perhatian LCAF #4 tidak berhenti pada peserta dari kalangan remaja dan dewasa. Panitia memberi ruang khusus bagi anak-anak melalui Tarung Puisi kategori anak, Lomba Mewarnai, serta Lomba Busana Anak.
Ketua Langkau Etnika, Gabriel Armando, mengatakan penyelenggara sengaja merancang festival agar dapat menjangkau seluruh kelompok usia.
“Festival ini milik semua usia. Kami tidak hanya menghadirkan panggung bergengsi untuk umum, tapi juga memantik kecintaan budaya pada anak-anak. Bukti nyatanya, antusiasme Lomba Tarung Puisi kategori anak sangat luar biasa dan sukses diikuti oleh 41 peserta. Selain itu, kami juga mewadahi ruang berekspresi mereka lewat Lomba Mewarnai dan Lomba Busana Anak,” ujar Gabriel.

Keterlibatan anak menjadi salah satu bagian penting dalam agenda LCAF #4. Sebanyak 41 peserta mengikuti Tarung Puisi kategori anak. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat peserta usia dini untuk mengenal sekaligus mengekspresikan diri melalui seni.
Festival juga menghadirkan atraksi budaya dari talenta cilik Sanggar Warsada dan Neotar Kids. Kehadiran mereka memperluas ruang pertunjukan agar anak-anak tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga tampil sebagai pelaku seni.
LCAF #4 turut membuka panggung apresiasi bagi kawan-kawan disabilitas pada Minggu. Langkah ini memperkuat konsep festival sebagai ruang seni yang memberi kesempatan kepada berbagai kelompok untuk tampil dan berekspresi.
Rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga Malam Puncak pada Minggu (9/8) di Panggung Langkau. Bupati Kubu Raya Sujiwo rencananya hadir dalam agenda tersebut.
Malam puncak juga menghadirkan seniman tamu asal Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, dengan penampilan alat musik Sape’. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu bagian yang mempertemukan kekayaan budaya antardaerah dalam satu panggung.
Melalui rangkaian tersebut, LCAF #4 menempatkan seni bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai ruang belajar, berekspresi, dan mempertemukan lintas generasi dalam satu perayaan budaya.
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini






