Pisang Tanduk Candu, Jajanan Crispy di BKT Duren Sawit

InspirasiKalbar, Jakarta–Ada banyak alasan orang datang ke kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur. Ada yang berolahraga, berjalan-jalan, atau sekadar mencari jajanan untuk menemani waktu santai. Di antara banyaknya pilihan kuliner yang tersedia, ada satu jajanan sederhana yang cukup menarik perhatian, yaitu Pisang Tanduk Candu.
Namanya memang terdengar unik. Namun, begitu melihat isinya, jajanan ini sebenarnya cukup familiar: pisang tanduk yang digoreng hingga crispy. Bedanya, pisang goreng tersebut kemudian bisa dinikmati dengan berbagai pilihan topping yang membuat rasanya tidak lagi sesederhana pisang goreng biasa.
Pisang Tanduk Candu telah hadir sejak 2019 dan menjadi salah satu pilihan jajanan bagi masyarakat di sekitar Duren Sawit dan kawasan BKT. Tempat ini buka setiap hari, sehingga pembeli bisa datang hampir kapan saja ketika sedang ingin menikmati camilan manis.
Pisang tanduk menjadi bahan utama yang digunakan. Setelah digoreng, bagian luarnya terasa renyah, sementara bagian dalamnya tetap memiliki tekstur pisang yang lembut. Aroma pisang goreng yang baru matang juga menjadi daya tarik tersendiri. Tak heran, antrean pembeli sering terlihat di gerainya, terutama saat sore hari.
“Hampir tiap akhir pekan kalau lagi jalan-jalan di BKT pasti mampir ke sini. Soalnya pisangnya beneran renyah di luar tapi dalamnya empuk banget. Pas diminum sama teh hangat pas sore-sore,” ujar Dini (27), salah satu pengunjung setia kawasan BKT.
Untuk yang menyukai rasa klasik, tersedia pilihan original. Namun, bagi pembeli yang ingin rasa lebih manis dan ramai, tersedia berbagai topping seperti saus cokelat, tiramisu, choco crunchy, keju, dan susu. Beberapa menu bahkan menggabungkan beberapa topping sekaligus, seperti cokelat, keju, dan susu. Pilihan menu tersebut juga tercantum dalam daftar menu yang tersedia secara daring.
Perpaduan pisang goreng yang renyah dengan topping manis membuat jajanan ini cocok disantap saat masih hangat. Cokelat memberikan rasa manis yang cukup kuat, sementara keju memberikan rasa gurih yang membuatnya tidak terasa terlalu monoton. Bagi yang tidak terlalu menyukai banyak topping, pilihan original juga tetap tersedia. Pilihan variasi rasa inilah yang kerap membuat pembeli bingung sekaligus penasaran untuk mencoba gabungan topping baru.
“Biasanya saya pesen yang kombinasi cokelat keju susu. Kejunya banyak, terus cokelatnya enggak pelit tapi enggak bikin enek juga. Anak-anak di rumah pada suka,” kata Budi (34), warga Duren Sawit yang sedang mengantre porsi keluarga.
Menariknya, konsep sederhana seperti ini justru membuat Pisang Tanduk Candu mudah dinikmati oleh berbagai kalangan. Harganya juga relatif terjangkau. Berdasarkan daftar menu yang tersedia, pilihan pisang tanduk goreng dapat dibeli mulai dari sekitar Rp4.000 untuk satu potong, sementara menu dengan beberapa topping berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000, tergantung pilihan.
Selain bisa dibeli dalam porsi individual, tersedia pula pilihan dalam jumlah lebih banyak. Salah satunya menu berisi enam potong hingga paket yang lebih besar untuk dinikmati bersama. Hal ini membuat pisang goreng tersebut tidak hanya cocok untuk camilan sendiri, tetapi juga bisa menjadi teman ngobrol ketika berkumpul bersama keluarga atau teman.
Popularitasnya juga terlihat dari sejumlah ulasan pelanggan yang tersedia secara daring. Beberapa pembeli menyebut rasanya enak dan pisangnya matang dengan baik. Ada pula yang menjadikannya sebagai makanan favorit keluarga.
Lokasinya di kawasan Duren Sawit juga menjadi salah satu nilai tambah. Bagi masyarakat sekitar BKT dan Duren Sawit yang sedang mencari jajanan sederhana, pisang goreng bisa menjadi pilihan yang praktis tanpa harus mencari makanan yang terlalu berat.
Pada akhirnya, daya tarik Pisang Tanduk Candu bukan terletak pada makanan yang rumit. Justru dari sesuatu yang sederhana, yaitu pisang goreng, lahir berbagai pilihan rasa yang bisa disesuaikan dengan selera.
Satu kotak pisang goreng hangat dengan saus cokelat dan keju mungkin terlihat sederhana. Namun, di tengah ramainya pilihan kuliner di Jakarta Timur, jajanan seperti inilah yang terkadang justru dicari ketika perut mulai ingin ngemil.
Bagi pencinta jajanan manis dan renyah, Pisang Tanduk Candu bisa menjadi salah satu pilihan yang layak dicoba ketika sedang menyusuri kawasan BKT dan Duren Sawit. Karena terkadang, kuliner yang paling berkesan bukanlah makanan yang mewah, melainkan jajanan sederhana yang berhasil membuat seseorang ingin kembali lagi. (Jihan Syaswina Aprilia)
Temukan Berita terbaru dari Inspirasi Kalbar, hanya disini!
Klik Disini







